Atletik Jalan cepat
MATERI ATLETIK JALAN CEPAT KELAS 7
A. Pengertian dan Asal-Usul Atletik
1. Pengertian dan Asal-usul Atletik
Atletik berasal dari bahasa Yunani, yaitu athlon atau athlum artinya pertandingan,
perlombaan, pergulatan, atau perjuangan. Orang yang melakukannya dinamakan athleta
(atlet). Kita dapat menjumpai pada kata pentahtlon yang terdiri dari kata penda berarti lima
atau panca athlon berarti lomba. Arti selengkapnya adalah panca lomba atau perlombaan
yang terdiri dari lima nomor. Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan, atletik adalah
salah satu cabang olahraga yang dipertandingan/diperlombakan yang meliputi nomor jalan,
lari, lompat, dan lempar. Istilah athletic dalam bahasa Inggris dan atletik dalam bahasa Jerman mempunyai pengertian yang luas meliputi berbagai cabang olahraga yang bersifat perlombaan atau pertandingan, termasuk renang, bola basket, tenis, sepak bola, senam, dan lain-lain. Bangsa Yunani yang pertama kali menyelenggarakan perlombaan atletik. Hal ini dapat dibaca dari karya pujangga Yunani Purba bernama Homerus. Atletik itu sendiri berasal dari bahasa Yunani “Athlos”, artinya lomba. Pada waktu itu cabang olahraga atletik dikenal dengan pentahhlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba. Pada buku Odysus, karya Hemerun menerangkan bahwa petualangan Odysus mengunjungi kepulauan di sebelah selatan Yunani, oleh kepala suku diadakan upacara penyambutan. Dalam
upacara tersebut diadakan perlombaan yang terdiri dari: lari, lompat, lempar cakram, tinju,
dan gulat. Pada tahun 776 SM Yunani mengadakan Olympiade.
Pada nomor lari (marathon), nomor ini merupakan kegiatan berlari yang telah dimulai
sejak tahun 490 sebelum Masehi. Kegiatan itu berawal dari sebuah kota kecil yang bernama
Marathon, 40 km dari Athena. Jarak sepnajang itulah yang diperlombakan dalam Olimpiade
1889 di Athena. Baru pada tahun 1908, jarak marathon dibakukan menjadi jarak 42,195
km. Sejak itu, cabang olahraga marathon selalu menjadi puncak sekaligus penutup seluruh
rangkaian olahraga.
Olympiade modern dilaksanakan atas prakarsa seorang Prancis, Baron Peire Louherbin pada tahun 1896 bertempat di Athena, Yunani. Dalam Olympiade tersebut nomor atletik merupakan tambang medali yang diperebutkan. Namun, organisasi olahraga atletik internasional baru terbentuk pada tanggal 17 juli 1912 pada Olympiade ke-5 di Stockhom, Swedia dengan nama “International Amateur Athletic Federation” yang disingkat IAAF. Sejak saat itu, atletik mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pada
tanggal 3 September 1950 di Indonesia berdiri PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).
2. Lintasan Lari
B. Aktivitas Pembelajaran Atletik Melalui Jalan Cepat
1. Pengertian dan Sejarah Jalan Cepat
Jalan cepat adalah gerak maju dengan langkah kaki yang dilakukan sedemikian rupa hingga tanpa terputus hubungan dengan tanah sesaatpun. Perlombaan Jalan Cepat diadakan pertama kali pada tahun 1867 di London. Jarak yang diperlombakan ialah untuk wanita: 5 km dan 10 km untuk pria: 10 km dan 20 km.
2. Perbedaan antara Jalan Cepat dan Lari
Secara teknis jalan dan lari tidak ada perbedaan yang berarti. Baik jalan maupun lari
adalah gerakan memindahkan badan ke muka dengan langkah-langkah kaki. Perbedaan jalan
cepat dan lari adalah berikut ini.
Jalan cepat : Pada gerakan jalan cepat selalu ada kaki yang menginjak/kontak dengan
tanah. Artinya, setiap saat salah satu kaki selalu terjadi kontak/menginjak tanah.
Lari : Pada gerakan lari, ada saat melayang, pada waktu melangkah. Artinya, pada
saat tertentu kedua kaki lepas atau tidak menyetuh/menginjak tanah.
3. Aktivitas pembelajaran jalan cepat
Pengantar
Agar dapat melakukan teknik jalan cepat yang benar, maka anda
perlu dapat menjelaskan perbedaan yang nyata antara berjalan dan berlari, serta danda
dapat melakukan teknik jalan yang biasa dengan benar. Berikut ini mengenai teknik
jalan cepat yang benar.
a. Start
Startnya menggunakan start berdiri, karena start dalam jalan cepat tidak
mempunyai pengaruh yang berarti, maka tidak perlu ada teknik khusus yang
perlu dipelajari atau dilatih. Sikap start yang lazim digunakan ada pada aba-aba
“Bersedia” murid/anak-anak menempatkan kaki kiri di belakang garis
start, sedang kaki kanan di samping belakang kaki kiri, dengan badan agak
condong ke depan dan kedua lengan rileks. Pada aba-aba “Ya” atau bunyi
tembakan pistol, segera melangkahkan kaki kanan ke depan, disusul kaki kiri
dan terus berjalan.
b. Langkah
Langkah dimulai dengan gerakan mengangkat paha kaki ayun ke depan lutut,
terlihat tungkai bawah bergantung lemas, karena ayunan paha ke depan,
tungkai bawah ikut terayun ke depan, menyebabkan lutut menjadi lurus.
Kemudian menapak pada tumit terlebih dahulu menyentuh tanah, bersamaan
dengan mengangkat tumit, selanjutnya ujung kaki tumpu lepas dari tanah,
ganti dengan kaki ayun. Begitu seterusnya selalu ada kaki yang menumpu,
jadi tidak ada saat melayang.
c. Condong Badan
Mulai dari kepala, punggung/dada, pinggang sampai tungkai bawah sedikit
condong ke depan.
d. Ayunan Lengan
Siku di tekuk kurang lebih 90 derajat, ayunan lengan kiri ke depan bersamaan
dengan mengangkat paha dan kaki kanan, sehingga koordinasinya adalah
lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan, dan lengan kanan bersamaan
dengan kaki kiri.
e. Finish
Tidak ada teknik khusus gerakan masuk finish dalam jalan cepat. Biasanya jalan terus sampai melewati garis finish, baru dikendorkan kecepatannya setelah melewati kira-kira tiga sampai lima meter. Untuk memperoleh langkah-langkah yang benar, maka pemindahan badan dan kaki satu ke kaki yang lain harus nampak jelas, ini kelihatan pada gerak 3-6
panggul. Gerakan ini perlu dilatih agar terbiasa melakukan teknik gerakan jalan cepat yang benar. Untuk memperoleh langkah-langkah yang benar, maka pemindahan badan dan kaki satu ke kaki yang lain harus nampak jelas, ini kelihatan pada gerak panggul. Gerakan ini perlu dilatih agar serasi, lancar, dan tidak cepat lelah. Jadi sikap dan gerakan jalan cepat adalah badan dalam posisi tegak, pandangan lurus ke depan, siku ditekuk, tangan dikepalkan dengan rileks.
Selebihnya silahkan anak-anak mempelajari di buku cetak.

Baik pak trimakasih
BalasHapusNama : Natasha Silfania
BalasHapusKelas : 7F
Absen : 16
Hadir
Nama: FRANSISKUS DWI JULYANTO
BalasHapusKelas:7F
No.absen:06
Hadir
Nama: Serene Widyawati Nissi Supriyadi
BalasHapusKelas: 7F
Absen: 22
Hadir
Nama : Angela Halim
BalasHapusKelas : 7F
No absen : 1
Hadir
Nama : Vania Zetri Sihotang
BalasHapusKelas : 7F
Absen : 25
Hadir
Nama: Eleonora Iona Prasetyo
BalasHapusKelas: 7F
No absen: 05
Hadir
Nama: Berlian Aghanata
BalasHapusKelas: 7F
Absen: 02
Hadir
Nama: Renancio Sean Raphael
BalasHapusKls : VII F
Hadir
Nama : Fredericha Trysya Marchelina
BalasHapusKelas. : 7F
Absen : 7
Hadir
Nama:Cherish Davelyne Setiawan
BalasHapusKelas:7F
Absen:4
Hadir
Nama: Stefanie Filia Christie
BalasHapusKelas: 7F
Absen: 24
Hadir
Nama Raphael Alfarius Zai
BalasHapusAbsen 17
Hadir
Kelas 7F
HapusChristalie Keyzhia Sudarma
BalasHapus7e/8
Hadir
Nama : Feby Natalie
BalasHapusKelas : 7E
Absen : 14
Hadir
NAMA:GIDEON WILSON H. SIMARMATA
BalasHapusKELAS:7F
ABSEN:9
HADIR
nama : arlando Daniel saragih
BalasHapuskels ;7D
HADIR
Nama:Rafael valerino ginting
BalasHapusKelas:7D/26
saya siap mengikuti materi ini dengan baik
Nama: Ilenta Witasari
BalasHapusKelas: 7D
Absen: 14
Nama : Maria Tyas Valentina M.
BalasHapusKelas / Absen : 7D / 23
Hadir
Nama:Edward Nathael Kurniawan
BalasHapusKelas:7D
Absen:8
Nama:Aaron Nichollsen Susanto
BalasHapusAbsen:1
Kelas:7D
Nama: R. A. Gabriella Raditha Hidayat
BalasHapusKelas: 7D
Absen: 27
Nama : Gabriela Floretta Jocelyn B.
BalasHapusKelas : 7D
Absen : 10
Nama : Fahri ezza fadhila
BalasHapusKelas :7D
Absen : 09
Nama: Amazing Grace Wijonarko
BalasHapusKelas: 7C
Absen: 2
Nama:Arthur Dhyka Lukas Sitompul
BalasHapusKelas:7c
Absen:04
Nama:Alexa Venatha Kristianto
BalasHapusKelas:7C
Absen:1
Nama: Gilbert Alonso Sianturi
BalasHapusKelas:7c
Absen:12
Nama: Andreas Bagas Prasetya
BalasHapusKelas:7B
No absen:01
Nama : Matius Pandu Putra
BalasHapusKelas : 7B
Absen : 22
Nama: Hazel Aileen Renata Nababan
BalasHapusKelas: 7B
Absen: 9
Nama : Komang Argya Gangga Kayana
BalasHapusKelas : 7B
Absen : 18
Hadir
Nama : Juan Novero
BalasHapusKelas : 7B
Absen : 15
Nama:Putu Rama Raditya
BalasHapusKelas:7B
Absen:24
Kefas Natalando
BalasHapus7B
17
Nama:Felicia Hasan
BalasHapusKelas:7B
Absen:07
Nama: I Made Pasek Wijaya
BalasHapusKelas: 7 B
Absen:10
Nama : Valencia Morine Arma
BalasHapusKelas : 7c
Absen : 28
Nama: Ruth Carolyn gratia.L.
BalasHapusKls: 7A
Absen: 21
Hadir
Nama: Ni Nengah Amrina Sari
BalasHapusKelas:7C
Absen: 22
Nama : Ni Putu Ayu Widiya Maharani
BalasHapusKelas :7A
Nama:cornelius paska
BalasHapusKelas:7A
Absen:2
Nama : tan yehezkiel s
BalasHapusKls/absen : 7A / 23
Nama: Kirania Ananda Fitri
BalasHapusKelas:7A
Nomor:13
Nama :Michael Setiawan
BalasHapusKelas:7A
Absen:16
Nama: Sesilia Faustina Sidabutar
BalasHapusKelas : 7A/22
Nama:Wensy Ardiyana Safitri
BalasHapusKelas:7A
Absen:26
Nama: jolene kayleen keleyan
BalasHapusKelas: 7A
No absen: 11
Nama : kresensia giacinta faot
BalasHapusKelas : 7a
Absen 14
Nama:Rayo pradipta kayana
BalasHapusKls:7A
NAMA:GIDEON WILSON H. SIMARMATA
BalasHapusKELAS:7F
ABSEN:9
HADIR
Nama :Martin A.H Siregar
BalasHapusKelas :7E
Absen :24
Hadir
Maria Sindi Cahyani
BalasHapus7d
21
Hadir
Nama: I Gede yudistira D.S
BalasHapusKelas : 7D
Absen: 13
Hadir
Nama: Ilenta Witasari
BalasHapusKelas:7D
Absen:14
Nama:Edward Nathael Kurniawan
BalasHapusKls:7D
Absen:8
Nama:Rael Imanuel Manullang
BalasHapusKelas 7C
Absen 22
Nama : Tesalonika Simarmata
BalasHapusKelas : 7C
Absen : 27
Nama : Keisya Hemima Putri Ayu
BalasHapusKelas : 7C
Absen : 10